Puluhan Tahun Warga Desa Perjiwa Tenggarong Seberang Belum Tersentuh Layanan Air Bersih PDAM
Kepala Desa Perjiwa Erik Nurwahyudi.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.KUKAR- Meski jaraknya tak
jauh dari Ibukota Kabupaten Kukar, namun tak menjamin layanan air bersih PDAM
Kukar menyentuh ke masyarakat, ini dibuktikan dengan kondisi sebagian besar
warga di Desa Perjiwa Kecamatan Tenggarong Seberang yang sudah puluhan tahun belum
merasakan fasilitas air bersih PDAM.
Kepala Desa Perjiwa Erik Nurwahyudi
mengatakan, sekitar 50 KK di Desa Perjiwa yang belum tersentuh air bersih,
diantaranya di RT 1, 2 ,3, 4, dan 5.
"Jadi warga disini yang belum tersentuh
air bersih, memakai air sungai mahakam dengan menyedot menggunakan mesin, dan
memakai sumur bor" kata Erik Nurwahyudi saat dihubungi, Jum'at (24/9/2021).
Lanjut dia, yang menjadi kendala sampai saat
ini belum terpasangnya air bersih ialah, akses pipa PDAM tidak bisa naik sampai
ke lokasi tersebut, selain itu biaya yang cukup mahal, sehingga warga memilih
untuk menyedot air Sungai Mahakam dan memakai sumur bor.
Menurutnya, air bersih sangatlah penting,
karena digunakan untuk kebutuhan sehari hari, mulai dari memasak, cucian, mandi
dan lain sebagainya.
Sementara pemerintah desa telah berupaya
untuk pengadaan air bersih, setiap tahunnya ada program air bersih yang
diusulkan, untuk tahun ini belum tahu ada berapa warga yang terealisasi dalam
program tersebut.
"Program tersebut merupakan bantuan dari
PDAM, bahkan biayanya terjangkau sekitar Rp. 760 ribu, setiap tahun pasti
mengusulkan dan terealisasi" ucapnya.
Tambah dia, harga standar pemasangan air
bersih sekitar Rp. 3 juta. Pihaknya optimis target selesai permasalahan air
bersih di Desa Perjiwa sekitar 2023-2024.
"Kami berharap bahwa masyarakat disini
mendapat perhatian yang layak" pungkasnya
Sementara secara terpisah Direktur Perusda
Tirta Mahakam Suparno menyebutkan, pihak Perusda Tirta Mahakam menunggu usulan
dari pemerintah desa terkait warganya yang belum tersentuh air bersih.
"Jadi tahun ini kami menunggu usulan daei
pemerintah desa, Insya Allah tahun depan akan direalisasi" katanya.
Ia berharap secepatnya pemerintah desa
mengusulkan hal itu, dan bagi desa desa yang belum tersentuh air bersih, segera
mengusulkan ke Perumda Tirta Mahakam.(*riz)